Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pemkab Bogor Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari di Kabupaten Bogor. Keputusan ini diambil sebagai respons atas bencana yang melanda berbagai wilayah di daerah tersebut.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menegaskan bahwa dengan adanya status ini, pemerintah pusat dapat segera turun tangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mempercepat penanganan bencana.

“Status ini memungkinkan pemerintah pusat untuk langsung bergerak dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana secara maksimal,” ujarnya pada Senin, 3 Maret 2025.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menekankan bahwa penanganan bencana yang terjadi di wilayahnya harus dilakukan secara menyeluruh hingga tuntas.

“Kami ingin agar penanganan bencana di Kabupaten Bogor tidak hanya berfokus pada penanganan korban, tetapi juga pada penyelesaian masalah di lokasi terdampak, seperti banjir di beberapa titik. Semua harus dituntaskan setelah status tanggap darurat ini ditetapkan,” tegasnya.

Rudy juga meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memberikan perhatian penuh kepada para korban, meskipun secara keseluruhan kondisi masyarakat masih terpantau stabil.

“Dari segi kesehatan, terutama di bulan suci Ramadhan ini, banyak warga yang menjalankan ibadah puasa. Oleh karena itu, kami memastikan kebutuhan logistik dan bahan pokok mereka tercukupi,” jelasnya.

Terkait penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT), Rudy mengakui bahwa anggaran ini berperan penting dalam penanganan bencana. Namun, ia menegaskan bahwa efektivitasnya harus diimbangi dengan pelayanan optimal dari pemerintah daerah agar masalah di seluruh titik bencana dapat terselesaikan.

“Belanja tak terduga tentu berpengaruh terhadap status tanggap darurat ini. Kami juga berterima kasih kepada Komandan Kodim Bogor atas bantuan jembatan bailey dari Kodam yang akan sangat membantu mobilitas di daerah terdampak,” ungkapnya.

“Pemkab Bogor akan memastikan penggunaan anggaran ini benar-benar meningkatkan efektivitas penanganan bencana, dengan pelayanan yang tuntas di semua titik terdampak,” pungkas Rudy.