
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan Bogor Run 2025 yang digelar meriah di Taman Budaya Sentul pada Minggu (11/5/2025). Ia menilai kegiatan tersebut sebagai wujud nyata sinergi positif antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku pariwisata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Bogor Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga merupakan kolaborasi antara hiburan dan promosi potensi daerah. Ini merupakan contoh nyata sportainment yang mampu menggerakkan ekonomi sekaligus mempererat kebersamaan warga,” ungkap Sastra.
Acara yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai wilayah. Selain sebagai ajang olahraga rekreatif, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan dengan skala lebih besar, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang turut hadir dan berpartisipasi langsung dengan berlari bersama warga, juga menyampaikan kebanggaan dan rasa terima kasih kepada semua pihak yang turut menyukseskan acara tersebut, khususnya kepada Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor.
“Bogor Run adalah langkah awal untuk membangun event olahraga yang mampu mempersatukan masyarakat. Ke depan, kita berharap acara ini dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata serta UMKM,” ujar Rudy.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan kegiatan seperti Bogor Run sebagai penggerak langsung roda perekonomian masyarakat.
“Setiap event yang kita laksanakan harus bisa menciptakan efek berganda, mulai dari meningkatnya kunjungan wisata hingga tumbuhnya aktivitas usaha mikro. Terima kasih kepada seluruh warga yang telah hadir dan menikmati semangat serta keindahan Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Dengan semangat “Bogor Bareng”, Pemerintah Kabupaten Bogor terus berkomitmen menciptakan ruang-ruang publik yang inklusif, produktif, dan sehat untuk seluruh lapisan masyarakat. Bogor Run 2025 menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu menjadi jembatan sosial sekaligus motor penggerak pembangunan daerah.







